Kamis, 31 Mei 2012
bicara tentang kebahagiaan..
Tahukah engkau apa itu kebahagiaan?Kebahagiaan itu adalah keriangan hati,karena ada kebenaran yang dihayati.Kebahagiaan itu adalah kelapangan dada,karena ada prinsip yang menjadi pedoman hidup didunia.Kbahagiaan itu adalah ketenangan jiwa,karena akan selalu ada kebaikan di sekelilingnya.Berbahagialah seorang insan, ketika didalam hidupnya kebaikanlah yang selalu menonjol dalam perilakunya. Dan sungguh teramat kasihan seorang insan, ketika keburukanlah yang selalu menghiasi kesehariannya. Karena memang orang disekeliling hanya akan melihat apa yang menonjol dari pribadi seseorang, tidak peduli ia kaya maupun miskin. Ketika ia baik budi pekertinya, maka ia pun akan selalu dikenang dengan kebaikannya. Dan sebaliknya, ketika banyak keburukan yang menonjol dari dirinya maka keburukanlah yang akan selalu dikenang orang sekeliling ketika disebutkan namanya.
Dan berbahagialah seseorang yang pribadinya selalu dinanti kehadirannya ditengah-tengah keramaian. Bukan karena ia tampan ataupun memiliki kekayaan, namun karena ia dinanti karena memiliki kebaikan yang membawa ketenangan. Teringat nasehat seorang kawanku :
Sesungguhnya jika dimudahkan untuk bisa taat pada perintah Allah, maka semua itu semata-mata karena rahmat Allah yang besar pada kita. Tak layak kita berbangga atas kebaikan yang telah kita lakukan. Teruslah berdoa dan berusaha istiqomah menempuh jalannya para ahli surga yang mencari keridhoan-Nya dengan segala ketawadhu’an dan kerendahan hati. Baarakallahu lanaa.. aamiin yaa rahman.”
Rabu, 23 Mei 2012
gelap dan cahaya
Pernahkah kau merasa berada didalam tempat yang gelap?
Apa yang kaurasakan?
Apa yang kau cari?
Apa yang kaurasakan?
Apa yang kau cari?
Ketiga pertanyaan yang baru-baru ini kutemukan, ku coba
rasakan, dan kucari jawabannya. Dimulai dari rasa penasaran terhadap apa yang
kurasakan hingga kadang menimbulkan kekalutan. Karenanya ku misalkan tempat
yang gelap, identik dengan warna hitam mencekam dan sunyi yang sepi.
Secara nalar manusia ketika mendapati dirinya berada di
tempat yang gelap ia akan merasa takut, atau minimal was-was. Dan 1 hal yang
dicarinya adalah seberkas cahaya. Entah cahaya apapun itu, bila ia menemukan
seberkas sinar cahaya maka ia pun akan mengikuti ke arah sumbernya. Karena
pikirnya akan ada ketenangan disana.
Mungkin seperti itulah yang kini kudapati didalam diri.
Kurasakan aku mulai memasuki tempat gelap, maka aku pun berusaha mencari
setitik cahaya terang sebagai penunjuk jalan. Lama ku mencari, akhirnya
meskipun baru terlihat setitik berkas
cahaya, aku pun merasa senang karenanya. Setidaknya kini bukan hanya gelap yang
terlihat tetapi warna lain yang ikut terlihat.
*
ª!$# âqçR ÅVºuq»yJ¡¡9$# ÇÚöF{$#ur 4 ã@sWtB ¾ÍnÍqçR ;o4qs3ô±ÏJx. $pkÏù îy$t6óÁÏB ( ßy$t6óÁÏJø9$# Îû >py_%y`ã ( èpy_%y`9$# $pk¨Xr(x. Ò=x.öqx. AÍhß ßs%qã `ÏB ;otyfx© 7p2t»t6B 7ptRqçG÷y w
7p§Ï%÷° wur 7p¨Î/óxî ß%s3t $pkçJ÷y âäûÓÅÓã öqs9ur óOs9 çmó¡|¡ôJs? Ö$tR 4 îqR 4n?tã 9qçR 3 Ïöku ª!$# ¾ÍnÍqãZÏ9 `tB âä!$t±o 4 ÛUÎôØour ª!$# @»sWøBF{$# Ĩ$¨Y=Ï9 3 ª!$#ur Èe@ä3Î/ >äóÓx« ÒOÎ=tæ ÇÌÎÈ
35. Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi.
perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di
dalamnya ada pelita besar. pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan
bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari
pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur
(sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja)
Hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. cahaya di atas cahaya
(berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki,
dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha
mengetahui segala sesuatu. {Annur:35}
Ya Allah ya rahman…
Terangilah jalan kehidupanku dengan
cahaya petunjuk-Mu..
Tunjukkanlah kepada ku jalan yang
lurus…
Yaitu jalan orang-orang yang telah
Engkau beri nikmat kepadanya..
Bukan jalan mereka yang Engkau
murkai, atau pun jalannya orang-orang tersesat..
Ya Allah yang maha mengabulkan
permohonan, kabulkanlah doa ku…
AAmiin yaa rahim..
Jumat, 18 Mei 2012
Hari-hari ku
Hari kemarin memang telah berlalu,
tapi masih menyisakan sebuah tanya bagiku.
Aku memang kurang begitu paham dengan apa yang kutemukan,
Aku memang belum sangatlah mengerti dengan apa yang
kurasakan,
Hanya ku ikuti arus hingga mata pun ikut terpejam.
Hari ini mentari pun kembali datang,
membawa serta sinar dan kehangatan.
Meski kusadari pikiranku belumlah memahami,
Meski kuakui akalku
belumlah menyadari,
Akan adanya sebuah hal yang kurasakan hari kemarin.
Walau pun aku tak tahu apa itu..
akan,
Ku coba tuk menemukan apa yang menjadi pertanyaan.
Ku coba tuk menemukan apa yang menjadi jawaban,
Semoga semua berjalan lancar...
Langganan:
Postingan (Atom)











